Apakah ke 3 perempuan (Maria Magdalena yang kesurupan 7 roh jahat, wanita yang mencuci kaki Yesus dengan rambutnya dan minyak wangi, wanita pelacur yang hampir dirajam orang-orang Yahudi) adalah satu orang yang sama?
(Seorang ibu)

 

 

Saya tergelitik untuk mencari di internet dan mendapatkan beberapa keterangan yang menunjukkan ke 3 perempuan itu berbeda, karna tidak ada bukti yang menunjukkan ke 3 perempuan itu sama orangnya (sehingga seolah-olah Maria Magdalena adalah juga si pelacur itu).
Saya sedang mencari cerita John Paul II tentang Maria Magdalena. Tetapi karena tapenya penguburan 6 jam dan pemilihan paus baru 4 jam, jadi belum ada waktu menemukan isi yang tepat.
Kalau kita mencari dari Google atau MSN “Mary Magdalene Canonized”, maka ketemu hal-hal yang menarik. Salah satunya saya lampirkan dan saya kasih warna merah garis yang penting.
Rupanya kisah ringkasnya, Paus Gregory I kotbah amanat yang menyebutkan bahwa Maria Magdalena adalah si pelacur itu pada tahun 591. Tahulah akibatnya, bahwa semua percaya, lha wong yang ngomong Paus. Maka semua orang yakin demikian, diikuti oleh para tokoh agama dan artis, sehingga lukisan-lukisan (karya seni) melukiskan bahwa Maria Magdalena si Pelacur.
Rupanya diam-diam hal ini disadari terjadi kesalahan, maka tidak pakai hiruk pikuk, salah satu pernyataan (Apostolic Constitution of Pope Paul VI) tahun 1969, Maria Magdalena dimasukkan dalam daftar orang suci (Santa) dan ditetapkan 22 Juli sebagai peringatannya.
Karena keluarnya pesan apostolik diam-diam (malah kalau tidak salah bukan pada induk pesan apostolik, tetapi pada revisi pesan apostolik), sehingga banyak pastor dan pengikut Katolik yang tidak tahu. Meskipun mengherankan banyak sekolah dan gereja yang namanya St. Mary Magdalene School atau Church. (Ada pendapat bahwa gereja St. Mary Magdalene dikhususkan buat wanita yang merasa berdosa dsb. dsb., tapi yang aneh embel-embel Santa di depannya itu).

Lha kemungkinan yang saya dengar di siaran TV waktu Wojtila meninggal 2005, adalah koreksi terbuka dan minta maaf telah terjadi kesalahan-kesalahan gereja di masa lalu, di antaranya: Perang Salib, Holocaust pemusnahan Yahudi, dll. yang seharusnya gereja bisa berbuat lebih baik daripada yang telah dilakukan di masa lalu. Termasuk salah interpretasi tentang Maria Magdalena sehingga sampai sekarang masih banyak yang menganggapnya pelacur (meskipun sudah di Santa-kan tahun 1969 oleh Paus Paulus VI).
Maka untuk koreksi tersebut, cukup bahan akan didapat dari memasukkan kata ”Mary Magdalene” atau ”Mary Magdalene canonized” atau ”Mary Magdalene John Paul II”, ke dalam Google atau MSN Live Search.

 

 

 

 

         

 

 

Powered by: SECAPRAMANA.Com. Inc.