HEALTHY SEXUAL LIFE

         

AEROBIK BIKIN SEKS MAKIN CIAMIK

 

Sepatu jogging boleh sama hitam, tapi motivasi seseorang berolahraga belum tentu senada. Ada yang ingin punya otot sekekar Sylvester Stallone, ada pula yang hanya mencari satu dua tetes keringat. Namun seorang teman berterus terang, motivasinya berolahraga ternyata karena ingin lebih macho di atas ranjang. Emangnya, bisa?       

 

Olahraga memang bak kata sakti. Ia mirip obat ajaib yang mempunyai sejuta manfaat. Tak terhitung sudah berapa banyak penyakit yang dapat ditangkal dengan berolahraga secara teratur. Olahraga juga dipercaya sebagai sarana yang oke untuk menggapai hidup sehat dan lebih berkualitas. Tak heran sebagian masyarakat yang menyadari manfaat-manfaat itu menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup mereka.

Sayangnya, selama ini manfaat yang disadari masyarakat itu lebih banyak berkutat seputar masalah fisik dan psikis. Misalnya meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru (lewat latihan aerobik yang bersifat menguatkan jantung, sehingga tubuh tidak cepat lelah) atau meningkatkan kekuatan otot (bila berlatih dengan benar, otot badan yang tadinya lemah bisa berubah menjadi semakin terlatih, sehingga sanggup mengangkat beban berat).

Gerak badan juga diyakini menurunkan lemak badan (terutama lemak di bawah kulit, yang dibakar menjadi energi tenaga, sehingga jumlahnya berkurang), menurunkan bobot badan (sebaiknya penurunan tidak terlalu laju, dianjurkan sekitar 1 kg/minggu), menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar gula darah (karena gula ikut dibakar menjadi energi saat berolahraga), melebarkan diameter pembuluh darah (pembuluh darah akan melebar, sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar sekaligus menurunkan resiko terserang penyakit jantung koroner).

Olahraga juga menurunkan resiko osteoporosis (dampak latihan olahraga yang berbentuk benturan dan pembebanan pada tulang, sehingga kepadatan tulang meningkat), mempertinggi imunitas tubuh (jika sirkulasi darah lancar, semua sistem dan organ tubuh akan lebih baik fungsinya, termasuk sistem imunitas), serta meningkatkan rasa percaya diri (jika tubuh sehat dan bentuk badan ideal, percaya diri tentu akan datang dengan sendirinya).

Banyak yang belum tahu, di samping kegunaan fisik dan psikis di atas, sebenarnya ada manfaat lain yang tak kalah penting. Bahkan buat sebagian orang barangkali menjadi sangat penting. Yakni manfaat yang berhubungan dengan kemampuan seksual seseorang. "Perkawinan akan terasa hampa, jika tak ditopang mulusnya hubungan di atas ranjang", komentar teman tadi yang mengaku sangat bangga dengan ke-machoannya di tempat tidur.

 

Gaya apa pun dilakoni

Di antara manfaat-manfaat fisik dan psikis di atas, memang ada beberapa yang berkaitan erat dengan seksualitas. Yang dimaksud dengan 'seksualitas' di sini adalah semua hal yang berhubungan dengan dorongan seks, kemampuan fisik, kemampuan organ seksual, maupun kepuasan secara mental. Semua faktor itu sangat berpengaruh pada kehidupan seksual seseorang, sehingga mesti dioptimalkan untuk mendapatkan kepuasan yang optimal pula.

Dari segi kemampuan jantung dan paru-paru misalnya, seseorang yang tubuhnya sangat fit, maksudnya terlatih, dijamin tidak cepat merasa lelah saat melakukan apa pun termasuk 'olah tubuh' di atas ranjang. Kemampuan jantung dan paru-paru akan lebih hebat jika didukung juga oleh kekuatan otot. Bila otot-otot tubuh cukup terlatih, gaya dan posisi apa pun yang diminta pasangan tak jadi soal. Mau main berapa ronde pun dilayani.

Selain membuat napas lebih kuat, penguatan fungsi jantung dan paru-paru juga melancarkan aliran darah ke alat kelamin, sehingga kemampuan ereksi ikut terdongkrak.

Pada latihan olahraga yang lengkap, ada sebuah episode latihan yang disebut latihan Kegel. Latihan ini biasa dilakukan oleh wanita meskipun boleh pula dijalani oleh kaum pria. Tujuan utamanya untuk menguatkan otot-otot dasar panggul (musculus pubococcygeus = pelvic floor muscle) dan dipercaya berdampak positif pada daya tahan pria maupun wanita saat melakukan kewajiban suami-istri.

Pada wanita, latihan Kegel berpeluang menguatkan otot-otot klep yang menutup kandung kencing, sehingga yang bersangkutan tidak gampang ngompol. Otot-otot di sekitar vagina juga ikut menguat, sehingga jepitan vagina pada saat bersebadan akan lebih kencang. Sensasi nikmatnya hubungan seksual pun akan lebih terasa. Tak heran, latihan Kegel sering juga disebut senam seks, karena manfaatnya sangat banyak untuk memperbaiki kemampuan seksual seseorang.

Latihan itu sebenarnya sama saja dengan senam yang biasa dilakukan para ibu hamil. Bentuk latihannya berupa gerakan-gerakan mengontraksikan otot dasar panggul, dengan cara seperti menahan buang air kecil atau menahan buang air besar.

Tak hanya pada wanita, pria pun terbantu. Kaum Adam yang secara teratur melakukan latihan Kegel akan ikut merasakan penguatan otot dasar panggul, sehingga membantu mengencangkan 'si buyung' saat ereksi. Lebih penting lagi, senam Kegel juga membantu pria untuk lebih dapat mengontrol ejakulasi, agar tidak nyemprot prematur.

 

Pura-pura pipis

Jika dilihat secara umum, latihan olahraga yang cukup intensitasnya dan meliputi semua otot badan, akan meningkatkan kemampuan seksual secara singkat. Latihan Kegel atau senam seks biasanya dilakukan sebagai bagian dari latihan aerobik, yaitu sebagai latihan senam lantai. Senam ini banyak sekali melibatkan otot-otot pantat perut, panggul, dan otot dasar panggul.

Bentuk gerakan yang biasa dilakukan adalah dengan mengencangkan otot dasar panggul selama lebih kurang 10 detik. Seperti dijelaskan di muka, caranya dengan mengontraksikan otot tersebut lewat gerakan-gerakan mirip orang menahan kencing atau menahan buang air besar. Perut ditarik sampai kempis, panggul lurus dan napas diatur, jangan ditahan.

Karena senam ini lebih sering dilakukan wanita, pria kadang agak sungkan melakukannya. Makanya agar tak terlihat feminin, pria dapat melakukan Kegel dalam versi lain. Misalnya pada waktu melakukan latihan beban, cobalah sekaligus menahan kontraksi otot panggul. Pada posisi berdiri mengangkat dumbel itu, lakukan kontraksi, sedangkan pada waktu menurunkan beban lakukan pelepasan. Jangan lupa untuk melakukan pernapasan dengan teknik yang benar.

Lantas bagaimana cara untuk mengetahui otot dasar panggul sudah sekuat yang diharapkan? Gampang, ada triknya. Cobalah siasati dengan 'pura-pura' buang air kecil. Maksudnya, pada saat aliran air seni sedang berjalan, jangan keenakan, cobalah tahan engan tiba-tiba. Bila air seni langsung dapat distop, berarti otot-otot dasar panggul sudah cukup kuat.

Namun, bila air seni masih terus mengalir atau menetes, berarti otot itu masih kurang kuat. Jadi, berlatihlah kembali dengan lebih serius.

Selain senam Kegel, latihan olahraga lain untuk meningkatkan kemampuan seksual sejatinya tak jauh beda dengan gerak badan untuk menguatkan jantung, paru-paru, dan kekuatan otot. Latihan yang dipilih sebaiknya bersifat aerobik seperti jalan kaki, joging, bersepeda, berenang, dansa, dan lain-lain. Latihan beban merupakan keharusan, agar otot-otot menjadi lebih kuat.

Latihan-latihan itu sebaiknya dilakukan tiga kali seminggu, durasinya sekitar satu jam dengan intensitas sedang-sedang saja (denyut nadi antara 130-140 per menit). Inti latihan-latihan itu untuk membentuk fifik agar lebih fit, dengan otot-otot tubuh nan berkembang dan atletis. Atletis maksudnya otot cukup besar dan kencang serta proporsional.

Lemak badan yang menggelayuti kulit pun menjadi tidak terlalu tebal. Percayalah jika seseorang melakukan latihan kebugaran dengan baik dan benar, manfaatnya pasti akan terasa di ranjang. Ia dapat melakukan pekerjaan apa saja, termasuk melakukan hubungan seksual. Setidaknya, berhubungan seksual dalam skala normal, minimal dua kali dalam seminggu.

Makin bertambah umur, biasanya hubungan seksual makin jarang dilakukan, karena hormon-hormon yang mengatur aktivitas seks juga berkurang kadarnya. Tak usah hiraukan soal frekuensi hubungan seksual. Yang penting dalam melakukan hubungan intim, semua fungsi dapat berjalan normal. Misalnya mampu ereksi dengan cukup keras, mampu bermain dalam berbagai posisi, tidak cepat ejakulasi, dan dapat mencapai orgasme.

Sekali lagi, semua keperkasaan itu bakal tercapai jika anda rajin berolahraga.

 

 

(Hario Tilarso)


 

 

Hubungan seksual tiap jamnya membakar 70-120 kalori pada wanita yang berbobot sekitar 65 kg, dan 77-155 kalori pada pria berbobot sekitar 85 kg 

 

 

 

         

 

 

Powered by: SECAPRAMANA.Com. Inc.