HEALTHY SEXUAL LIFE

 

 

Kenapa Pria Tertidur Setelah "Ngeseks"?

Banyak perbedaan antara laki-laki dan perempuan yang belum dipahami orang. Bahkan untuk hal yang sepele sekalipun. Berikut ini penjelasan tentang perbedaan itu, khususnya yang menyangkut aspek seks, yang dicukil dari buku Why Do Men Fall Asleep After Sex? karya Mark Lerner dan Billy Goldberg, MD (2006). Keduanya adalah penulis buku laris Why Do Men Have Nipples? (2005).           

 

Mengapa perempuan lebih sering buang air kecil ketimbang laki-laki? Kenapa perempuan ketika hamil punya indera perasa yang amat kuat? Dapatkah kehamilan terjadi karena ejakulasi dini? Untuk memastikan terjadinya kehamilan, apakah perempuan harus berdiri dengan kepala di bawah setelah berhubungan seks? Apakah perempuan gemuk lebih subur daripada yang langsing? Bagi kaum pria, apakah mereka perlu jeda lama antar hubungan seks agar sperma lebih berkualitas? Apakah steroid menyebabkan ukuran testikel mengkerut?

Itu adalah beberapa pertanyaan yang barangkali bisa muncul dari siapa pun. Menyangkut hal yang wajar dan sederhana sebetulnya, tapi seringkali kita tidak tahu - termasuk untuk bertanya kepada siapa.

 

Kenapa perempuan lebih sering buang air kecil?

The journal of Urology 5 Pebruari 2005 melaporkan hasil percobaan seorang dokter di AS terhadap sekumpulan laki-laki dan perempuan. Kepada mereka diberikan makanan dan minuman yang sama, dalam jumlah yang sama, lantas aktivitas mereka dipantau terus menerus selama 24 jam. Hasilnya terlihat, kaum perempuan lebih sering ke belakang.

Dilihat dari konstruksinya, kandung kemih laki-laki memang lebih besar daripada milik perempuan, sehingga memuat lebih banyak cairan. Namun dalam soal membuangnya, mereka tak serajin kaum perempuan. Kandung kemih perempuan lebih kecil namun lebih aktif. Pada kaum laki-laki sudah daya tampungnya lebih banyak, sensitivitasnya tidak setinggi sang lawan jenis. Sehingga ketika para pria sudah kebelet, volume urine yang dibuang jauh lebih besar daripada yang dikeluarkan perempuan.

Jarang-jarang tapi jumlahnya banyak, alih-alih sering ke belakang namun cuma 'ciprit-ciprit'. Pantas antrian lebih panjang di toilet wanita ketimbang bagian pria.

 

Laki-laki tidak (mau) mendengar

Riset psikiatri di Universitas Sheffield yang dimuat dalam jurnal Neuroimage edisi September 2005 memberi gambaran tentang perbedaan daya dengar laki-laki dan perempuan.

Duabelas orang pria diamati aktivitas otaknya saat mendengar suara laki-laki dan perempuan. Bagi kaum pria, suara perempuan sampai pada bagian otak yang dipergunakan untuk bunyi-bunyi kompleks seperti musik, misalnya. Sebaliknya, suara laki-laki bagi sesama jenisnya akan merangsang bagian otak yang dipergunakan untuk menggambarkan sesuatu (imagery). Kesimpulannya: bagi kaum pria, suara perempuan lebih kompleks dan lebih sulit didengar ketimbang suara sesama laki-laki.

Berkala Radiology di salah satu edisinya tahun 2001 juga menunjukkan hasil riset: laki-laki dan perempuan punya cara berbeda untuk mendengarkan sesuatu.

Beberapa ilmuwan di Universitas Indiana mengamati reaksi pendengaran kepada 12 perempuan dan 12 laki-laki yang dihubungkan dengan alat pemantau yang disebut functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI). Saat kepada mereka dibacakan sebuah bab dari buku cerita, sebagian besar pria aktif pada bagian kiri otaknya saja. Sementara di sisi lawan jenis, sebagian besar perempuan aktif pada kedua bagian otaknya.

Ada sebuah lelucon yang berangkat dari hasil riset yang menunjukkan fakta: dalam sehari, perempuan rata-rata mengucapkan 8000 kata, sementara laki-laki tak lebih dari 5000 kata. Hampir dua kali lipat kata-kata keluar dari mulut seorang perempuan ketimbang laki-laki. Ketika seorang suami membacakan hasil riset itu kepada istrinya, sang istri menanggapi, "Iya, perempuan lebih cerewet karena harus mengulang-ulang ucapannya supaya suaminya paham".

Sambil mengalihkan pandangannya dari televisi, sang suami menyahut, "Apa?".

 

Mengapa pria tertidur setelah hubungan seks?

Nenek menjawab, "Ya, karena mereka kerja keras".

Ilmuwan telah lama mencoba mengamati aktivitas seksual kelinci percobaan - tentu aneka macam binatang lain juga dipekerjakan. Mereka ingin mencari tahu hubungan antara orgasme dengan 'terlelap pasca sanggama' (postcoital snooze).

Setelah orgasme, baik laki-laki maupun perempuan mengeluarkan kimia oksitosin, prolaktin, asam gamma amino butyric acid (GABA), dan endorfin. Kesemua zat itu berperan bagi terciptanya perasaan 'melayang' dan terlelap sesaat. Di dalam tubuh setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan, jumlah zat itu sebetulnya sama. Tapi kita tahu siapa yang lebih sering orgasme, kan?

Hormon oksitosin menciptakan beberapa efek termasuk terbentuknya tingkah laku keibuan, menstimulasi kelenturan otot saat terjadi kontraksi ketika perempuan melahirkan, juga merangsang percepatan keluarnya ASI. Oksitosin juga disebut 'hormon kasih sayang' karena mendorong keinginan seseorang untuk dibelai dan membelai, menyayang dan disayangi, juga hasrat untuk mengikatkan diri meski tidak selalu dalam relasi seksual. Dalam sebuah studi, oksitosin berperan menciptakan rasa santai setelah seseorang mengalami kegembiraan.

Prolaktin punya peranan yang mirip. Hormon itu dibuat di dalam kelenjar pituitari yang fungsi utamanya memproduksi susu. Sedangkan hormon prolaktin diyakini berperan menurunkan nafsu setelah seseorang mengalami orgasme. Banyak riset menunjukkan ketika kita tidur, hormon prolaktin mencapai tingkat tinggi. Pada pasien tumor sering didapati kelebihan hormon ini yang menyebabkan si pasien terus menerus tertidur.

Sedangkan GABA dan endorfin juga berperan menyebabkan rasa tenang sehingga orang mudah terlelap setelah berhubungan seks.

Penjelasan dalam ilmu tantra adalah: ketika orgasme kaum laki-laki melepaskan energi (jing), sedangkan perempuan mengalami sebaliknya, meledak ke dalam.

Jawaban sang nenek di atas tadi bisa ditarik ke pemahaman berikut ini: ketika mencapai klimaks, kaum pria menggunakan seluruh otot glycogen yang menghasilkan energi. Akibatnya pria akan kelelahan dan merasa ngantuk. Nah, karena laki-laki memiliki lebih banyak massa otot ketimbang perempuan, mereka lebih capek. Apalagi perempuan tidak selalu mencapai orgasme, sehingga aneka hormon yang disebutkan tadi tidak diproduksi. Maka jawaban nenek ada benarnya.

 

Kebanyakan naik sepeda bikin impoten

Benar. Paling tidak beberapa studi menunjukkan mereka yang sering naik sepeda berisiko tinggi terganggu disfungsi ereksi. Ketika duduk di sadel sepeda, anda menekan perineum - otot di antara testikel dan anus - juga saraf dan pembuluh darah yang berperan bagi timbulnya ereksi.

Dalam kosa kata bahasa Inggris, perineum sering disebut juga Taint, Choad, Gooch, Nifkin, Grundle, ABC (Ass-Ball Connection). The Runway, atau The No-fly Zone.

Tekanan pada bagian itu akan menyebabkan berkurangnya aliran darah dan oksigen. Anda akan mengalami penile fibrosis, dan ujung-ujungnya sulit ereksi.

Tapi bukan berarti anda kaum pria tak boleh bersepeda. Sebaiknya cocokkan sadel sepeda anda dan rasakan ketika menggenjot pedal. Sebab ada riset yang menunjukkan bahwa makin sempit sadel sepeda, makin tinggi resiko terkena gangguan ereksi.

 

Perlukah hubungan seks / onani sebelum pertandingan olah raga?

Ini debat lama. Ada pelatih yang setuju tapi banyak yang kontra karena khawatir seks akan menghabiskan stamina. Kita tahu bahwa setelah berhubungan seks, kadar hormon testosteron akan turun. Testosteron berfungsi bagi pembentukan otot dan meningkatkan kinerja, daya tahan, serta ketrampilan fisik. Hormon ini juga terkait erat dengan sikap agresif.

Pelatih olah raga yang melarang hubungan seks sebelum pertandingan percaya bahwa 'frustrasi seks' akan meningkatkan agresivitas. Kalau hubungan seks dilakukan dan ejakulasi terjadi, jumlah testosteron berkurang. Si atlet tidak lagi agresif.

Muhammad Ali, mantan juara tinju kelas berat yang dijuluki The Greatest, adalah pendukung kuat mazhab 'puasa seks' ini. Ia bisa sampai enam minggu pantang seks sebelum bertanding.

The Greatest mungkin benar. Tapi sampai sekarang belum ada studi ilmiah yang menyimpulkan hubungan sebab-akibat antara puasa seks dengan peningkatan kinerja, daya tahan, atau kekuatan.

Kesimpulannya, kedua mazhab itu sama-sama benar - sekaligus sama-sama salah. Dengan atau tanpa seks sebelumnya, seorang atlet bisa berprestasi. Pelari maraton Marty Liquori punya teorinya sendiri, "Seks membuat anda bahagia, dan orang yang bahagia tidak akan berlari pelan".

Ada juga argumen guyon ala Casey Stengel berikut ini, "Bukan soal si atlet ngeseks atau tidak di malam sebelum pertandingan, tapi yang gawat justru kalau mereka berkeliaran sepanjang malam untuk mencarinya".

 

Benarkah steroid akan mengerutkan testikel?

Benar. Berkat steroid, sebagian tubuh kita akan membesar - tapi sebagian lagi mengkerut. Anabolik steroid, atau nama lengkapnya anabolic-androgenic steroids, adalah derivatif sintetis dari testosteron, hormon yang dominan pada laki-laki. Penggunaannya dalam jangka pendek maupun panjang menimbulkan efek sampingan.

Para atlet laki-laki yang menggunakannya diberitakan meningkat dorongan seksual, meningkat sifat agresifnya, rambutnya jadi lebat, dan berjerawat. Tapi pada saat yang sama, si atlet juga berkurang jumlah spermanya, berkurang potensi seksual (meski gairah tinggi), buah dada membesar, namun testikel mengecil. Penggunaan steroid tanpa kontrol bisa berakibat fatal seperti serangan jantung atau stroke.

Jadi, ingatlah wahai kaum pria, kalau anda tergoda pakai steroid supaya terlihat macho seperti tokoh-tokoh laga di film, anda mungkin justru akan mendapati diri sebagai laki-laki berbuah dada besar dengan buah zakar yang kecil.

 

Untuk memastikan kehamilan, jungkir balik setelah berhubungan seks?

Bagi banyak pasangan, kehamilan adalah masalah yang langka. Bayi tak kunjung hadir meski segala cara dicoba. Buku, nasihat, ilmu kedokteran masa kini, teori psikologi, alat-alat bantu, produk teknologi dan macam-macam lagi. Suhu badan dihitung, ovulasi buatan dilakukan, sampai aroma terapi menghiasi kamar. Saking sibuknya pasangan, aktivitas seks malah kadang terabaikan.

Ketika akhirnya persetubuhan terjadi, posisi pasca sanggama juga dibahas. Ada yang menyarankan tiduran 20-30 menit setelah berhubungan akan mendorong terjadinya kehamilan. Orang lain mengusulkan mengganjal pinggul dengan bantal akan menambah gravitasi bagi terjadinya konsepsi. Ada juga yang menasihati agar badan ditunggingkan setelah berhubungan seks.

Tak ada bukti bahwa segala cara itu mujarab bagi terjadinya kehamilan. Juga saran bahwa posisi seperti yoga, berdiri dengan kepala di bawah sesudah berhubungan seks akan mempercepat kehamilan.

Mungkin menarik kalau itu tak cuma dituruti, tapi juga dijadikan posisi ketika berhubungan seks. Anda mungkin cocok jadi bintang sirkus.

 

Berapa lama jarak antar-ejakulasi untuk mendapat sperma berkualitas?

Terapi kesuburan acap kali mengharuskan dokter memeriksa kualitas sperma kaum pria. Saran yang biasa kita dengar: untuk memiliki kualitas sperma yang cukup, sebaiknya sang pria tidak mengalami ejakulasi antara 2-5 hari.

Pada sisi lain, beberapa studi juga menunjukkan volume dan konsentrasi sperma bertambah sejalan dengan lamanya seorang pria tidak ejakulasi. Makin jarang ejakulasi, jumlah sperma makin banyak dan konsentrasinya juga makin pekat.

Masalahnya, kualitas sperma belum tentu menjamin keberhasilan kehamilan. Ada aspek lain yang juga menentukan, yakni motilitas alias kelincahan sang sperma untuk menyerbu organ reproduksi perempuan menuju sel telur. Kehamilan batal terjadi sering kali karena sperma loyo.

Nah, kalau kedua aspek - sperma normal dan sperma lincah - itu diperhitungkan dengan aspek kerap atau jarangnya ejakulasi, studi di atas menghasilkan kesimpulan: jumlah sperma normal dan sperma lincah akan berkurang pada pria yang tidak rutin mengalami ejakulasi. Dengan kata lain, frekuensi sanggama yang rutin adalah cara terbaik mempertahankan kuantitas dan kualitas sperma. Banyak penelitian juga menunjukkan ejakulasi beberapa kali dalam seminggu adalah cara mujarab menghasilkan sperma yang berkualitas dalam jumlah banyak. 

 

Hamil karena ejakulasi dini

Istilah yang betul adalah praejakulasi (pre-ejaculation). Sering juga disebut Cowper's fluid, pre-come, pre-cum, atau speed drop, untuk menyebut lendir yang dihasilkan kelenjar Cowper. Fungsi lendir ini membasahi uretra agar sperma bisa lewat.

Penelitian menunjukkan bahwa cairan praejakulasi tidak mengandung sperma, oleh karena itu tidak menyebabkan kehamilan. Tapi masalahnya, uretra tidak selalu 'bersih'. Kadang di dalam uretra masih terkandung sperma sisa hubungan seks atau ejakulasi terdahulu. Cairan ejakulasi dini yang mestinya tidak mengandung sperma tetap bisa mengakibatkan kehamilan.

Selain itu, kuman penyakit juga bisa menjalar melalui cairan praejakulasi. Jadi, janganlah terjebak pada dalih kuno, "Saya cuma mencelupkan sedetik kok, tak sampai ejakulasi".   

 

Penciuman 'bionik' ketika hamil

Jurnal Chemical Senses pada tahun 2004 pernah membahas tentang daya penciuman luar biasa sensitif dari seorang perempuan hamil. Sensitivitas itu muncul di masa awal kehamilan, lalu berkurang menjelang melahirkan, dan setelah melahirkan bisa hilang tiba-tiba.

Ada dugaan bahwa perempuan menjadi 'bionik' dalam indera penciuman saat hamil terutama disebabkan oleh dorongan untuk melindungi janin yang dikandungnya dari racun. Tapi penjelasan ilmiahnya, itu muncul karena meningkatnya hormon, terutama hormon estrogen plasma estradiol. Peningkatan hormon estradiol juga terjadi saat perempuan mengalami menstruasi, memuncak pada masa ovulasi (sekitar hari ke-14).

Apa pun penjelasannya, kaum lelaki sering menjadi 'kurban'. Harus langsung mandi sepulang kerja, tidak boleh pakai parfum, kalau bau rokok dibentak-bentak, dan sebagainya. Harap maklum. 

 

Bagaimana bunyi vagina setelah hubungan seks?

Ini adalah masalah yang malu-maluin, baik bagi si penanya maupun bagi yang menjawab. Tapi penjelasannya begini:

Ketika terjadi aktivitas seks, penis masuk ke dalam vagina, menekan udara yang terpaksa keluar dari tempatnya. Terjadilah bunyi. Ketika aktivitas seks selesai dan penis keluar, bidang yang tadi ditempati penis menjadi kosong dan liang sanggama mengempis. Pada saat itulah sering terdengar bunyi mengelepus atau seperti desis.

Semua itu sangat normal, tak ada yang perlu dikhawatirkan.

 

Perempuan gemuk lebih subur

Ada beberapa alasan badan yang terlalu gemuk atau terlalu kurus tidak subur. Kita tahu, jaringan lemak berperan dalam perubahan hormon androgen (laki-laki) menjadi estrogen. Karena itulah, semakin tinggi kandungan lemak akan makin banyak hormon estrogen.

Tapi harus diingat, kesuburan tidak hanya ditentukan oleh porsi lemak semata. Kesuburan mensyaratkan beberapa hal lain, termasuk keseimbangan hormon-hormon. Jika anda terlalu kurus, hormon estrogen anda terlalu lemah. Tapi terlalu gemuk pun tidak baik karena sinyal tingginya tingkat hormon estrogen akan dikirimkan ke otak. Otak pun terpengaruh, tidak maksimal dalam merangsang pembentukan telur.

 

Perempuan juga mimpi basah

Betul. Jangan dikira hanya laki-laki yang mengalami mimpi basah - secara ilmiah sering disebut nocturnal orgasm.

Alfred Kinsey, peneliti seks ternama, menemukan bahwa mimpi basah dialami oleh 90% laki-laki dan kurang dari 40% perempuan.

 

Perempuan lebih sering mengalami infeksi saluran kencing

Derita itu sering disebut Urinary Tract Infections (UTI). Berupa keinginan untuk pipis, dan ketika buang air kecil kadang terasa sakit. Air seni keruh, berbau menyengat, acap kali bahkan bercampur darah. Bagian bawah perut terasa nyeri. Sekitar 50% perempuan pernah mengalami hal itu dalam hidupnya. Perbandingan dengan kaum laki-laki 30:1.

Perbedaan konstruksi pria dan wanita berawal dari uretra, saluran pembuangan air kencing. Milik perempuan lebih pendek ketimbang milik laki-laki, sehingga bakteri lebih mudah masuk dan bergerak melawan arus. Pada perempuan, ujung uretra juga berdekatan dengan anus, menyebabkan bakteri mudah melompat dan masuk. Hubungan seks juga menjadi penyebab infeksi.

Jika infeksi sampai ke kandung kemih, dinamakan cystisis, dan kalau disertai perdarahan disebut hemorrhagic cystisis. Tapi perdarahan belum tentu karena infeksi. Bisa saja karena aktivitas seks yang terlalu semangat (makanya disebut honeymoon cystisis karena banyak pengantin baru melakukannya).

Untungnya banyak cara bisa dilakukan untuk menghindari UTI. Rajin membersihkan organ reproduksi salah satunya. Setelah buang air selalu dibasuh dengan air bersih, dari arah depan ke belakang. Buang air hendaknya sampai tuntas, sampai kandung kemih kosong. Demikian pula setelah berhubungan seks, sekalian habiskan air kencing.

Dalam soal ini perempuan memang punya pekerjaan ekstra. Sementara laki-laki cukup menunggu ketika saatnya tiba, jadi tua dan tumbuh prostat hingga pipisnya tersendat-sendat. 

 

 

(Mayong Laksono)


 

Tindak kekerasan adalah bentuk lain dari kemalasan. Ia digunakan oleh orang-orang yang tidak mau bergumul dengan karunia akalnya. Mereka enggan menempa diri dengan belajar, menganalisis persoalan secara cermat, berargumen, apalagi berdialog. 

 

 

 

         

 

 

Powered by: SECAPRAMANA.Com. Inc.