INISIASI MENYUSU DINI


Apa sih Inisiasi Menyusu Dini ?
Inisiasi Menyusu Dini merupakan proses membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah kelahiran.
Ternyata selama bertahun-tahun, kita benar-benar merupakan kodrat dan anugerah dari Tuhan yang sudah disusun untuk kita.
Di luar negeri sudah sadar hal ini sejak 1987, tetapi di Indonesia baru sadar tahun 2006. Lebih baik baru tahu daripada tidak sama sekali.
Bagaimana proses inisiasi menyusu dini ternyata merupakan proses alami yang seharusnya dilakukan setelah seorang ibu melahirkan bayinya. Ternyata ada beberapa hal yang akan terjadi selama proses ini.

Pada saat proses Inisiasi Menyusu Dini akan terjadi tahap-tahap seperti ini (berdasarkan penelitian Ilmiah):
1. Sesaat setelah kelahiran sehabis ari-ari dipotong, bayi langsung diletakkan di dada si ibu tanpa membersihkan si bayi kecuali tangannya, kulit ketemu kulit. Ternyata suhu badan ibu yang habis melahirkan 1 derajat lebih tinggi. Namun jika si bayi itu kedinginan, otomatis suhu badan si ibu jadi naik 2 derajat, dan jika si bayi kepanasan, suhu badan ibu akan turun 1 derajat. Jadi Tuhan sudah mengatur bahwa si ibu yang akan membawa si bayi beradaptasi dengan kehidupan barunya. Setelah diletakkan di dada si ibu, biasanya si bayi hanya akan diam selama 20-30 menit, dan ternyata hal ini terjadi karena si bayi sedang menetralisir keadaannya setelah trauma melahirkan.
2. Gerakan kedua yang terjadi yaitu, setelah si bayi merasa lebih tenang, maka secara otomatis kaki si bayi akan mulai bergerak-gerak seperti hendak merangkak. Ternyata gerakan ini pun bukanlah gerakan tanpa makna karena ternyata kaki si bayi itu pasti hanya akan menginjak-injak perut ibunya di atas rahim. Gerakan ini bertujuan untuk menghentikan pendarahan si ibu. Lama dari proses ini tergantung dari si bayi. Untuk gerakan ini, ternyata si dokter punya pengalaman. Pernah ada dukun beranak melakukan proses melahirkan, dan ternyata si ibu mengalami pendarahan hebat. Pada saat itu si dukun meletakkan anaknya di dada si ibu, dan anak tersebut menggerak-gerakkan kakinya memijat perut ibunya bahkan lebih dari satu jam, sampai pendarahan si ibu berhenti.
3. Setelah melakukan gerakan di kakinya, si bayi akan melanjutkan dengan mencium tangannya, ternyata bau tangan si bayi sama dengan bau air ketuban. Dan ternyata wilayah sekitar puting si ibu itu juga memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau tangannya, si bayi terbantu untuk mengarahkan kemana dia akan bergerak. Dia akan mulai bergerak mendekati puting ibu, dan ketika sudah mendekati puting si ibu, si bayi itu akan menjilat-jilat dada si ibu. Ternyata jilatan ini berfungsi untuk membersihkan dada si ibu dari bakteri-bakteri jahat dan begitu masuk ke tubuh si bayi akan diubah menjadi bakteri-bakteri yang baik dalam tubuhnya. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi karena hanya si bayi yang tahu seberapa banyak dia harus membersihkan dada si ibu.
4. Setelah itu, si bayi akan mulai meremas-remas puting susu si ibu yang bertujuan untuk merangsang supaya air susu si ibu segera berproduksi dan bisa keluar. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi itu.
5. Terakhir baru mulailah si bayi itu menyusu.

Sungguh menakjubkan... Tuhan memang Mahasempurna. Dia sudah menciptakan siklus kehidupan yang begitu indah, namun diputus oleh manusia selama bertahun-tahun lamanya. Walaupun ketika aku melahirkan ada inisiasi menyusui dini, ternyata langkahnya belum sempurna, karena waktu itu bayiku cuma melakukan sampai tahap ke 3, yaitu menjilat-jilat sekitar dadaku.

Jika suatu saat akan memiliki anak, untuk meminta kepada rumah sakit yang akan membantu kelahiran supaya diperbolehkan melakukan inisiasi menyusu dini minimal 1 jam, karena ke lima proses di atas ini bisa berlangsung sekitar 1-2 jam. Tidak semua rumah sakit berani melakukan ini, dan kita sebagai orang tua harus berani meminta ini dilakukan karena ternyata hal ini merupakan siklus kehidupan yang selama ini tidak kita sadari sudah kita putus.
Dengan melakukan hal ini, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh si bayi terhadap penyakit-penyakit, kanker syaraf, leukemia, dan beberapa penyakit-penyakit lainnya. Dikatakan juga menekan angka kematian bayi baru melahirkan sebesar 22%.
Sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak, maka tidak akan menyediakan ruangan khusus bayi, karena dia mengatakan bahwa dengan memisahkan si ibu dengan si bayi ternyata daya tahan tubuh si bayi akan drop sampai 25%.
Jadi seharusnya tempat bayi adalah di sisi si ibu, 24 jam penuh. Jika ada tindakan memisahkan si ibu dari bayi, maka menurutnya itu adalah tindakan kriminal. Dan sebagai rumah sakit yang sudah melakukan hal ini, RS Carolus sudah melakukan hal ini. Tidak ada ruang khusus bayi di rumah sakit, karena ketika si ibu bersama dengan si bayi, daya tahan si bayi akan dalam kondisi prima, dan si ibu bisa melakukan proteksi terhadap si bayi jika memang perlu. Bahkan di RS Carolus tidak ada waktu untuk show bayi, karena letak bayi adalah di sisi si ibu. 95% bayi menangis bukan karena kelaparan, tapi karena dia dipisahkan dari ibunya. Berdasarkan penelitian, seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya untuk bertahan selama 2-3 hari tanpa makanan. Jadi jangan pernah minta diberikan susu formula untuk si bayi, walau air susu ibu belum keluar.
Aku juga sempat merasa berdosa sekali terhadap anakku, karena walau aku sering minta anakku dibawa ke ruangan, ada jam-jam tertentu di mana bayiku aku letakkan di ruang bayi.

So, buat temen-temen yang memang mau mempunyai anak, cucu ataupun keponakan, sharing ini semoga bisa menambah wawasan, dan bisa membantu kita mencari yang terbaik buat anak-anak kita.
Dan tolong disharingkan ke orang-orang lain, sehingga makin banyak orang yang mengetahui hal ini, karena ini adalah keajaiban alami.
Ikut saja edukasi yang rutin dilakukan AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia). Buka saja websitenya supaya tahu lebih banyak:
www.aimi-asi.org 

(Aida)

 


 

KANKER HATI
(artikel dari majalah Mandarin, diterjemahkan bebas oleh Siwu Juni 2004)

https://mujitrisno.wordpress.com/2013/09/18/penemuan-terbaru-mengenai-kanker-hati-jangan-tidur-terlalu-malam/

Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati! Jangan Tidur Terlalu Malam!
Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT, GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!
Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua oke. Kesalah-pahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Ch'uan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.
Saat ini ada seorang pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hampir 80% dari livernya (hati) sudah termakan habis. Pasien sangat terperanjat, "Bagaimana mungkin? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu satu tahun yang relatif singkat bisa tumbuh kanker hati yang demikian besar?"
Ternyata check-up yang dilakukannya hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan "normal". Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling disalah-pahami oleh masyarakat kita (Taiwan).
Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati. Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal.
Dokter Hsu mengatakan, GOT dan GPT adalah enzim yang paling banyak ditemui di dalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu dan sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka GOT dan GPT akan lari keluar. Hal ini menyebabkan kandungan GOT dan GPT di dalam darah meningkat. Tetapi tidak adanya peningkatan angka GOT dan GPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan pada hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati, meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi dalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.
Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka GOT dan GPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan yang tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih.
Penyebab utama kerusakan hati adalah
1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
2. Tidak buang air di pagi hari.
3. Pola makan yang terlalu berlebihan.
4. Tidak makan pagi.
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
7. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkomsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
8. Mengkonsumsi masakan mentah atau sangat matang juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan. Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan "jadualnya".
Sebab :
Malam hari pukul 9 - 11 adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
Malam hari pukul 11 - dini hari pukul 1 saat proses de-toxin di bagian hati harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
Dini hari pukul 1 - 3 proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
Dini hari pukul 3 - 5 de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar tidak merintangi proses pembuangan kotoran.
Pagi pukul 5 - 7 de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.
Pagi pukul 7 - 9 waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pukul 6.30. Makan pagi sebelum pukul 7.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pukul 9 -10 daripada tidak makan sama sekali.
Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!

 


 

 

REMOVING GALLSTONES NATURALLY  

by :  Dr. Lai Chiu-Nan

 

It has worked for many. If it works for you please pass on the good news. Chiu-Nan is not charging for it, so we should make it free for everyone. Your reward is when someone, through your word of mouth, benefits from the regime. Gallstones may not be everyone's concern. But they should be because we all have them. Moreover, gallstones may lead to cancer. "Cancer is never the first illness," Chiu-Nan points out. 

 "Usually, there are a lot of other problems leading to cancer in my research in China, I came across some material which say that people with cancer usually have stones. We all have gallstones. It's a matter of big or small, many or few. One of the symptoms of gallstones is a feeling of bloatedness after a heavy meal. You feel like you can't digest the food.

If it gets more serious, you feel pain in the liver area." So if you think you have gallstones, Chiu Nan offers the following method to remove them naturally. The treatment is also good for those with a weak liver, because the liver and gallbladder are closely linked.

Regimen:

For the first five days, take four glasses of apple juice every day. Or eat four or five apples, whichever you prefer. Apple juice softens the gallstones. During the five days, eat normally.

On the sixth day, take no dinner. At 6 pm, take a teaspoon of Epsom salt (Magnesium Sulphate) with a glass of warm water. At 8 pm, repeat the same. Magnesium Sulphate opens the gallbladder ducts. At 10 pm, take half cup olive oil (or sesame oil) with half cup fresh lemon juice. Mix it well and drink it. The oil lubricates the stones to ease their passage.

The next morning, you will find green stones in your stools. "Usually they float," Chiu-Nan notes. "You might want to count them. I have had people who passed 40, 50 or up to 100 stones. Very many. "Even if you don't have any symptoms of gallstones, you still might have some. It's always good to give your gall bladder clean up now and then.

 

 

MENGHILANGKAN BATU EMPEDU SECARA ALAMIAH

oleh:  Dr. Lai Chiu-Nan

Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila hal ini juga terjadi pada kita, mari kita sebarkan ini pada orang lain juga. Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya, oleh karena itu sebaiknya kita berikan ini secara gratis juga.  Dan biarlah kita semua menjadi sehat bebas dari penyakit ini.

Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tetapi sebenarnya kita perlu tahu karena kita hampir pasti mengidapnya. Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. "Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama", kata Chiu-Nan.

"Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok, saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Kita semua ada batu empedunya. Hanya saja tergantung pada besar kecil serta banyak sedikitnya batu-batu ini. Gelagat adanya batu empedu biasanya pada perasaan penuh (mual, busung) sehabis makan banyak. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam keadaan parah ada tambahan rasa nyeri di ginjal."

Bila mengira ada batu empedunya, cobalah cara Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah. Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati, karena hati dan kandung empedu saling berkaitan.

Aturan pengobatan:

Selama lima hari berturut-turut minumlah empat gelas sari buah apel setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel, tergantung selera masing-masingApel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama hari hari tersebut boleh makan seperti biasa.

Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 malam telanlah satu sendok teh "Epsom salt" (Magnesium Sulfat / 'garam Inggris') dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium Sulfat membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya akan melumasi batu-batu untuk melancarkan lolosnya.

Keesokan hari kita akan menemukan batu-batu hijau dalam buang air besar kita.  "Batu-batu ini biasanya mengambang," menurut Chiu-Nan.

"Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu. Banyak sekali.  Tanpa ada gelagat mengidapnya sekalipun, kita mungkin mengeluarkan beberapa butir juga. Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita.

 


 

"MENGAPA SAYA PERCAYA BAHWA MENGHENTIKAN KONSUMSI SUSU MERUPAKAN PETUNJUK UNTUK MELAWAN KANKER PAYUDARA"

Saya tidak mempunyai pilihan lain kecuali mati atau menemukan obat untuk menyembuhkan diri saja sendiri. Saya seorang ilmuwan, oleh karena itu berpikir bahwa tentunya ada penjelasan yang masuk akal bagi penyakit mematikan yang menyerang satu dari 12 wanita di Inggris ini.
Saya telah merasakan penderitaan karena kehilangan satu payudara dan telah menjalani radioterapi. Sekarang saja menerima kemoterapi yang menyakitkan dan sayapun telah diperiksa oleh beberapa ahli spesialis yang paling terkemuka di negeri ini. Tetapi jauh di dalam hati saya, saya merasa yakin bahwa saya menghadapi maut. Saya mempunyai suami yang mencintai saya, rumah yang indah dan dua anak kecil yang memerlukan bimbingan saya. Saya sungguh ingin hidup.
Untunglah, keinginan hidup ini mendorong saya untuk menggali fakta-fakta, yang baru sedikit diketahui oleh sejumlah kecil ilmuwan pada waktu itu.
Setiap orang yang berhubungan dengan kanker payudara akan tahu bahwa beberapa faktor resiko, seperti: usia tua, menstruasi terlalu dini, menopause terlambat dan sejarah keluarga dengan kanker payudara, sungguh-sungguh tidak dapat kita cegah. Tetapi ada banyak faktor resiko lainnya yang dapat kita kendalikan dengan baik.
Faktor-faktor resi ko yang 'terkontrol' ini dengan mudah terwujud dalam perubahan-perubahan sederhana yang dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari kita untuk mencegah atau mengobati kanker payudara.
Petunjuk pertama dalam memahami penyebab berkembangnya kanker payudara saya datang pada saat suami saya Peter, yang juga ilmuwan, pulang ke tanah air setelah bekerja di Cina, ketika saya sedang menjalani pengobatan kemoterapi.
Ia membawa kartu-kartu dan surat-surat, serta juga beberapa ramuan dari tumbuh-tumbuhan, yang diberikan oleh teman-teman dan ilmuwan-ilmuwan mitra saya di Cina.
Ramuan-ramuan itu dikirimkan kepada saya untuk menyembuhkan kanker payudara itu. Meskipun kami menghadapi keadaan yang menyedihkan pada saat itu, kami dapat tertawa lepas, dan saya ingat telah mencetuskan perkataan bahwa ramuan ini merupakan pengobatan bagi kanker payudara di Cina, dan tidak mengherankan bahwa wanita-wanita di Cina berusaha menghindar dari penyakit ini.
Kata-kata itu terngiang-ngiang di benak saya.
"Mengapa wanita-wanita di Cina tidak terkena kanker payudara?" Saya pernah bekerja sama dengan mitra-mitra Cina dalam penelitian tentang hubungan antara kimia tanah dan penyakit, dan mengingat beberapa statistik yang telah dibuat.
Penyakit ini boleh dikatakan tidak terdapat di seluruh negeri Cina. Hanya 10.000 wanita di Cina meninggal karena penyakit ini, dibandingkan dengan persentase menakutkan bahwa satu di antara 12 wanita di Inggris meninggal dunia karena penyakit ini, dan bahkan angka ini lebih mengerikan lagi menjadi rata-rata satu di antara 10 wanita di sebagian besar negara-negara Barat. Hal ini bukanlah karena Cina merupakan negeri yang lebih bersifat pedesaan, dan tidak banyak terkena polusi perkotaan. Di daerah Hong Kong yang padat, persentase meningkat menjadi 34 di antara 10.000 wanita, namun toh masih jauh lebih sedikit daripada di Barat.
Kota-kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang juga memiliki persentase yang hampir sama dengan Cina. Padahal kedua kota ini telah diserang dengan senjata nuklir, sehingga selain kanker yang berhubungan dengan polusi, kita dapat memperkirakan adanya kasus-kasus kanker yang terkait dengan radiasi.
Kesimpulan yang dapat kita peroleh dari statistik ini sungguh mengejutkan. Apabila seorang wanita Barat pindah ke kota industri Hiroshima yang telah teradiasi, resiko terkena kanker payudara ini dapat menjadi satu berbanding dua.
Tentu saja hal ini tidak masuk akal. Saya merasa yakin bahwa ada sebuah faktor gaya hidup yang bukan terkait dengan polusi, urbanisasi atau lingkungan hidup yang nyata-nyata telah meningkatkan kemungkinan wanita Barat terkena kanker payudara.
Saya kemudian menemukan bahwa penyebab perbedaan besar dalam persentase kanker payudara antara negara-negara Timur dan Barat bukanlah karena faktor genetika.
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa apabila orang Cina atau Jepang pindah ke Barat, dalam satu atau dua generasi persentase kanker payudara mereka mendekati persentase dari penduduk negara di mana mereka tinggal.
Hal yang sama terjadi apabila orang-orang Timur sepenuhnya meniru gaya hidup Barat di Hong Kong. Sesungguhnya, nama populer yang disebutkan orang di Cina bagi kanker payudara adalah 'Penyakit Wanita Kaya'. Ini disebabkan bahwa di Cina, hanya orang-orang kaya yang dapat menikmati apa yang disebut sebagai 'Makanan Hong Kong'.
Orang-orang Cina menggambarkan semua makanan Barat, termasuk semua kudapan dari es krim dan coklat sampai spaghetti dan keju, sebagai 'Makanan Hong Kong' karena hanya terdapat di bekas koloni Inggris dan dulu jarang ada di daratan Cina.
Jadi sungguh masuk akal bagi saya bahwa apa yang menyebabkan kanker payudara saya ini dan banyaknya penderita penyakit tersebut di negara saya hampir dipastikan berasal dari sesuatu yang berhubungan dengan gaya hidup Barat kita, dari kalangan menengah yang lebih baik.
Angka ini juga besar bagi para pria di sini. Saya telah mengamati dalam penelitian saya bahwa banyak data tentang kanker prostat juga sampai pada kesimpulan yang sama.
Menurut angka dari WHO, jumlah pria yang terkena kanker prostat di Cina pedesaan hampir tidak ada, hanya 0,5 pria di antara 100.000. Namun demikian di Inggris, Skotlandia dan Wales, angka ini 70 kali lebih tinggi. Seperti kanker payudara, penyakit ini merupakan penyakit kalangan menengah dan terutama menyerang kelompok-kelompok sosial yang lebih kaya dan mempunyai kehidupan sosial-ekonomi yang lebih tinggi, yaitu mereka yang dapat menikmati makanan yang bergizi tinggi.
Saya teringat berkata kepada suami saya, "Ayolah Peter, kamu baru saja pulang dari Cina. Apa sih gaya hidup Cina yang sangat berbeda dengan kita?"
"Mengapa mereka tidak terkena kanker payudara?"
Kami memutuskan untuk menggunakan latar belakang ilmu kami bersama-sama dan melakukan pendekatan dengan logika.
Kami memeriksa data ilmiah yang mengarahkan kami pada kandungan lemak dalam makanan. Para peneliti pada tahun 1980-an telah menemukan bahwa hanya 14% kalori di hidangan Cina terdiri atas lemak, dibandingkan dengan hampir 36% di Barat.
Tetapi makanan yang telah saya santap selama bertahun-tahun sebelum terkena kanker payudara ini sangat rendah lemak dan berserat tinggi. Selain itu, sebagai ilmuwan saya tahu bahwa asupan lemak pada orang dewasa tidak menunjukkan peningkatan resiko kanker payudara dalam sebagian besar investigasi yang telah dilakukan pada kelompok-kelompok besar wanita selama dua belas tahun.
Lalu pada suatu hari sesuatu yang agak istimewa terjadi. Peter dan saya telah bekerja sama begitu erat selama bertahun-tahun lamanya sehingga saya tidak yakin siapa di antara kami berdua yang berkata terlebih dahulu:
"Orang-orang Cina tidak makan produk dari susu!"
Sulit untuk menjelaskan kepada orang yang bukan ilmuwan terjadinya 'dentingan' pikiran dan perasaan yang mendadak ketika menyadari bahwa pikiran kita terbuka pada sesuatu hal yang penting. Rasanya seperti ada banyak potongan gambar di dalam otak kita dan tiba-tiba, dalam beberapa detik, semua teka-teki ini terangkai dengan baik sehingga membentuk gambar yang jelas.
Tiba-tiba saya teringat kembali betapa banyak orang Cina yang tidak dapat mencernakan susu dengan baik, betapa orang-orang Cina yang bekerja dengan saya selalu berkata bahwa susu hanya untuk bayi, dan bagaimana salah seorang sahabat karib saya, yang keturunan Cina, dengan sopan selalu menolak keju pada saat jamuan malam.
Saya tahu bahwa tak ada orang Cina yang hidup secara tradisional, yang menggunakan susu sapi atau produk dari susu untuk memberi makan kepada bayinya. Dalam adat istiadat mereka, mereka menggunakan inang penyusu tetapi tidak pernah produk dari susu.
Secara budaya, orang-orang Cina menganggap gaya Barat kita yang sangat menyukai susu dan produk dari susu sebagai sesuatu yang sangat aneh. Saya teringat ketika menjamu sebuah delegasi besar ilmuwan Cina tidak lama setelah berakhirnya Revolusi Budaya di Cina pada tahun 1980-an.
Atas nasihat Biro Luar Negeri, kami telah meminta kepada perusahaan jasa boga untuk menyediakan puding yang mengandung banyak es krim. Setelah menanyakan dari apa puding itu dibuat, semua ilmuwan Cina itu, termasuk penerjemahnya, dengan sopan namun tegas menolak untuk menyantapnya, dan mereka tidak dapat dibujuk untuk mengubah pikiran mereka.
Pada waktu itu kami semua senang dan menikmati porsi tambahan!
Saya menemukan bahwa
susu adalah salah satu penyebab umum alergi makanan. Sekitar 70% penduduk dunia tidak dapat mencernakan gula susu, laktosa, sehingga para ahli gizi berpendapat bahwa kondisi ini normal bagi orang dewasa, dan bukan merupakan sebuah defisiensi (kekurangan).
Mungkin alam berusaha mengatakan kepada kita bahwa kita telah mengkonsumsi makanan yang salah.
Sebelum saya terkena kanker payudara untuk pertama kali, saya telah makan banyak produk dari susu, seperti susu tanpa lemak, keju rendah lemak dan yoghurt. Saya menggunakannya sebagai sumber protein saya yang utama. Saya juga makan daging cincang sapi yang tidak berlemak, yang sekarang baru saya sadari mungkin sering berasal dari sapi perahan.
Agar dapat mengatasi kemoterapi untuk benjolan kanker saya yang kelima ini, saya telah makan yoghurt organik agar alat-alat pencernaan saya dapat pulih kembali dan mengembalikan bakteri-bakteri 'yang baik' ke dalam usus saya.

Baru-baru ini, saya menemukan bahwa pada tahun 1989 yang lalu, yoghurt telah terlibat dalam kanker ovarium (indung telur). Dr. Daniel Cramer dari Unversitas Harvard telah meneliti ratusan wanita penderita kanker indung telur dan telah mencatat dengan rinci apa yang biasa mereka makan. Coba saya tahu tentang hal ini ketika ia pertama kali menemukannya.
Mengikuti nasihat Peter dan pendapat saya tentang makanan Cina,
saya memutuskan untuk tidak saja menghentikan yoghurt, tetapi semua produk dari susu saat ini juga. Keju, mentega, dan yoghurt serta semua makanan yang mengandung susu saya buang ke sampah.
Betapa mengherankan bahwa begitu banyak produk termasuk sup buatan, biskuit dan kue mengandung susu. Bahkan banyak merek margarin yang dijual dengan bahan dari minyak kedelai, minyak bunga matahari atau minyak zaitun dapat mengandung produk susu.
Oleh karena itu saya kemudian membaca semua kandungan yang tercetak di label-label makanan.
Sampai saat itu, saya setia mengukur perkembangan benjolan kanker saya yang kelima ini dengan alat pengukur dan mencatat kasilnya. Meskipun para dokter dan suster banyak memberi semangat dan berkata positif kepada saya, pengamatan saya sendiri mengungkapkan kenyataan yang pahit.
Seri kemoterapi saya yang pertama untuk benjolan kelima ini tidak berhasil-benjolan itu tetap sama.
Kemudian saya menghapuskan produk-produk dari susu. Beberapa hari kemudian benjolan itu mulai mengecil.
Sekitar dua minggu setelah seri kemoterapi saya yang kedua dan seminggu setelah tidak mengkonsumsi produk dari susu, benjolan di leher saya mulai terasa gatal. Kemudian benjolan itu melunak dan mengecil. Garis di alat pengukur, yang tadinya tidak menunjukkan perubahan, sekarang menunjuk ke bawah setelah tumor itu menjadi kecil dan mengecil lagi.
Dan secara signifikan, saya mencatat bahwa daripada menurun secara perlahan-lahan (membentuk kurva yang halus) seperti biasanya terjadi pada kanker, tumor yang mengecil ini digambarkan seperti garis lurus yang menuju ke bagian bawah alat pengukur, yang menggambarkan penyembuhan, bukan pembasmian (atau pengurangan) tumor.
Pada hari Sabtu siang sekitar enam minggu setelah tidak mengkonsumsi produk-produk susu ini, saya melakukan meditasi selama sejam kemudian meraba apa yang yang masih tersisa dari benjolan saya. Saya tidak menemukannya lagi. Padahal saya sangat berpengalaman dalam mendeteksi benjolan kanker, karena saya menemukan kelima benjolan kanker saja itu sendiri. Saya turun ke tingkat bawah rumah dan meminta suami saya meraba leher saya. Ia pun tidak menemukan benjolan apapun juga.
Hari Kamis berikutnya saja harus memeriksakan diri saya pada dokter spesialis kanker saya di Cross Hospital London. Ia memeriksa saya dengan teliti, terutama leher saya di mana sebelumnya ada tumor. Tadinya ia tercengang dan kemudian gembira ketika berkata, "Saya tidak menemukannya."
Ternyata tidak seorangpun dari dokter-dokter saya yang memperkirakan bahwa seseorang dengan jenis dan stadium kanker saya (yang jelas-jelas sudah menyebar ke sistem getah bening) dapat bertahan hidup, apalagi begitu sehat dan gembira.
Dokter spesialis saya merasa sangat bahagia seperti saya. Tadinya ketika saya membicarakan gagasan saya dengannya, ia dapat memahami tetapi bersikap skeptis. Tetapi saya tahu bahwa sekarang ia menggunakan peta yang menunjukkan persentase kanker di Cina di dalam kuliah-kuliah yang diberikannya, dan menganjurkan makanan tanpa produk susu bagi pasien-pasien kankernya.
Saya sekarang meyakini adanya kesamaan dalam pertalian antara produk dari susu dan kanker payudara dengan merokok dan kanker paru-paru. Saya percaya bahwa dengan mengidentifikasi pertalian antara kanker payudara dan produk susu dan kemudian mengembangkan makanan yang khusus ditujukan untuk mempertahankan kesehatan dari payudara dan sistem hormon saya, telah menyembuhkan saya.
Sangat sulit bagi saya, dan mungkin juga bagi anda, untuk menerima bahwa sebuah zat yang begitu 'alami' seperti susu dapat berdampak begitu mencelakakan bagi kesehatan. Tetapi saya merupakan bukti hidup bahwa hal itu benar-benar terjadi dan mulai besok saya akan mengungkapkan rahasia kegiatan saya yang mengubah semuanya ini.


* Disarikan dari buku "Your Life in Your Hands", karangan Professor Jane Plant, PhD, CBE.


 

 

HOW TO EAT FRUITS

We all think eating fruits means just buying fruits, cutting it, and just popping it into our mouths. It's not as easy as you think. It's important to know how and when to eat.
What is the correct way of eating fruits?
IT MEANS NOT EATING FRUITS AFTER YOUR MEALS! * FRUITS SHOULD BE EATEN ON AN EMPTY STOMACH.
If you eat fruit on an empty stomach, it will play a major role in detoxifying your system, supplying you with a great deal of energy for weight loss and other life activities.


FRUIT IS THE MOST IMPORTANT FOOD
Let's say you eat two slices of bread and then a slice of fruit. The slice of fruit is ready to go straight through the stomach into the intestines, but it is prevented from doing so.
In the meantime the whole meal rots and ferments and turns to acid. The minute the fruit comes into contact with the food in the stomach and digestive juices, the entire mass of food begins to spoil.
So please eat your fruits on an empty stomach or before your meals! You have heard people complaining - every time I eat water-melon I burp, when I eat durian my stomach bloats up, when I eat a banana I feel like running to the toilet etc - actually all this will not arise if you eat the fruit on an empty stomach. The fruit mixes with the putrefying other food and produces gas and hence you will bloat!
Graying hair, balding, nervous outburst, and dark circles under the eyes all these will not happen if you take fruits on an empty stomach.
There is no such thing as some fruits, like oranges and lemons are acidic. The truth is all fruits become alkaline in our body, according to Dr. Herbert Shelton who did research on this matter. If you have mastered the correct way of eating fruits, you have the Secret of beauty, longevity, health, energy, happiness and normal weight.
When you need to drink fruit juice - drink only fresh fruit juice, NOT from the cans. Don't even drink juice that has been heated up. Don't eat cooked fruits because you don't get the nutrients at all. You only get to taste. Cooking destroys all the vitamins.
But eating a whole fruit is better than drinking the juice. If you should drink the juice, drink it mouthful by mouthful slowly, because you must let it mix with your saliva before swallowing it.
You can go on a 3-day fruit fast to cleanse your body. Just eat fruits and drink fruit juice throughout the 3 days and you will be surprised when your friends tell you how radiant you look!

KIWI: Tiny but mighty. This is a good source of potassium, magnesium, vitamin E & fiber. Its vitamin C content is twice that of an orange.

APPLE: An apple a day keeps the doctor away? Although an apple has a low vitamin C content, it has antioxidants & flavonoids which enhance the activity of vitamin C thereby helping to lower the risks of colon cancer, heart attack & stroke.

STRAWBERRY: Protective Fruit. Strawberries have the highest total antioxidant power among major fruits & protect the body from cancer-causing, blood vessel-clogging free radicals.

ORANGE : Sweetest medicine. Taking 2-4 oranges a day may help keep colds away, lower cholesterol, prevent & dissolve kidney stones as well as lessens the risk of colon cancer.

WATERMELON: Coolest thirst quencher. Composed of 92% water, it is also packed with a giant dose of glutathione, which helps boost our immune system. They are also a key source of lycopene - the cancer fighting oxidant. Other nutrients found in watermelon are vitamin C & Potassium.

GUAVA & PAPAYA: Top awards for vitamin C. They are the clear winners for their high vitamin C content. Guava is a lso rich in fiber, which helps prevent constipation. Papaya is rich in carotene; this is good for your eyes.

Drinking Cold water after a meal = Cancer! Can you believe this??
For those who like to drink cold water, this article is applicable to you. It is nice to have a cup of cold drink after a meal. However, the cold beverage will solidify the oily stuff that you have just consumed.
It will slow down the digestion. Once this 'sludge' reacts with the acid, it will break down and be absorbed by the intestine faster than the solid food. It will line the intestine. Very soon, this will turn into fats that lead to cancer. It is best to drink hot soup or warm water after a meal.



'HEART ATTACK PROCEDURE'

Women should know that not every heart attack symptom is going to be the left arm hurting. Be aware of intense pain in the jaw line. You may never have the first chest pain during the course of a heart attack. Nausea and intense sweating are also common symptoms. Sixty percent of people who have a heart attack while they are asleep do not wake up. Pain in the jaw can wake you from a sound sleep. Let's be careful and be aware. The more we know the better chance we could survive...

A cardiologist says, if everyone who gets this mail, sends it to 10 people, you can be sure that we'll save at least one life. Read this........it could save your life!!
Let's say it's 6.15 pm and you're driving home. Suddenly you start experiencing severe pain in your chest that starts to radiate out into your arm and up into your jaw. You are only about five miles from the hospital nearest your home. Unfortunately you don't know if you'll be able to make it that far. You have been trained in CPR, but the guy that taught the course did not tell you how to perform it on yourself. Read on.....


'HOW TO SURVIVE A HEART ATTACK WHEN ALONE'
Since many people are alone when they suffer a heart attack, without help, the person whose heart is beating improperly and who begins to feel faint, has only about 10 seconds left before losing consciousness.
However, these victims can help themselves by coughing repeatedly and vigorously. A deep breath should be taken before each cough, deep and prolonged, as when producing sputum from deep inside the chest.
A breath and a cough must be repeated about every two seconds without let-up until help arrives, or until the heart is felt to be beating normally again.
Deep breaths get oxygen into the lungs and coughing movements squeeze the heart and keep the blood circulating. The squeezing pressure on the heart also helps it regain normal rhythm. This allows the heart attack victim to get to a hospital.

 


 

HOW TO SURVIVE HEART ATTACK WHEN ALONE

Let's say it's 4:17 p.m. and your were driving home, alone of course after an unusually hard day on the job. Not only was the workload extraordinarily heavy, you also had a disagreement with your boss/client, and no matter how hard you tried he just wouldn't see your side of the situation. You're really upset and the more you think about it the more up tight you become.

All of a sudden you start experiencing severe pain in your chest that starts to radiate out into your arm and up into your jaw. You are only about five miles from the hospital nearest your home, unfortunately you don't know if you'll be able to make it that far. What can you do? Here are the tips:

Without help - the person whose heart stops beating properly and who begins to feel faint, has only about 10 seconds left before losing consciousness. However, these victims can
help themselves by coughing repeatedly and very vigorously.
A deep breath should be taken before each cough, and the cough must be deep and prolonged, as when producing sputum from deep inside the chest
. A breath and a cough must be repeated about every two seconds without let up until help arrives, or until the heart is felt to be beating normally again.

Deep breaths get oxygen into the lungs and coughing movements squeeze the heart and keep the blood circulating. The squeezing pressure on the heart also helps it regain normal rhythm. In this way, heart attack victims can get to a phone and, between breaths, call for help.


 

DARI MANA DATANGNYA STRESS ?

 

JANGAN sepelekan dering telepon. Menurut sejumlah pakar psikologi hal ini ternyata merupakan salah satu penyebab stres di lingkungan kerja. Tak banyak orang memperhatikan hal ini, kebanyakan orang menganggap bahwa stres hanya disebabkan oleh beban kerja yang berat, konsentrasi buyar, atau target pekerjaan tak bisa diselesaikan. Stres di lingkungan pekerjaan memang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Dan untuk bisa mengatasi atau mengelola stres maka harus diketahui faktor penyebabnya dahulu agar penanganannya lebih terfokus.

Faktor-faktor penyebab stres di lingkungan kerja meliputi: banyak atau sedikitnya pekerjaan; dead line yang mepet; perkembangan perusahaan yang sangat cepat; perubahan prosedur dan kebijaksanaan; kurangnya informasi yang diterima; tidak adanya dukungan dan nasihat yang relevan; kurangnya objektivitas; memperoleh tanggung jawab yang lebih tinggi; dituntut bekerja melebihi keahlian atau kemampuan yang dimiliki.

Sementara, dalam pengembangan karier, stres yang bisa muncul adalah perasaan frustasi karena tertutup kemungkinan untuk dipromosikan. Perasaan frustasi ini memunculkan rasa bosan dengan tanggung jawab yang dipegang saat itu. Stres yang sama juga bisa terjadi justru pada orang yang dipromosikan. Hanya saja sebabnya adalah karena promosi tersebut melebihi kemampuannya. Stres lain yang muncul dalam pengembangan karier adalah tidak adanya rencana yang jelas dalam pengembangan karier itu sendiri. Misalnya, tak dimilikinya kesempatan, dan merasa keamanan kerja kurang terjamin.

Stres ini masih bisa ditambah jika ada tekanan dari atasan. Atau munculnya campur tangan dari pihak luar, dan tingginya tuntutan klien. Bagi para pekerja yang sudah berkeluarga, daftar stres ini bisa bertambah antara lain: persoalan keuangan; soal relationship; sakit; siklus hidup yang membawa perubahan -- seperti kelahiran, kematian, pernikahan atau perceraian. Panjangnya daftar stres ini bisa bertambah parah ketika orang mulai kena 'penyakit' yang diistilahkan sebagai Hurry Sickness. Ini adalah kondisi dimana orang ingin melakukan segala sesuatu dengan cepat dan terkesan tergesa-gesa. Seolah ingin menyelesaikannya secepat mungkin agar beban itu usai. Padahal dengan ini, hasil yang diperoleh jelas tidak akan maksimal. Belum lagi, karena prinsip cepat selesai dan terburu-buru tersebut, membuat orang mengabaikan waktu istirahat. Bahkan menganggap waktu istirahat di rumah atau liburan hanya membuang-buang waktu kerjanya saja. Sikap semacam ini adalah salah satu sikap yang menunjang munculnya stres.

Untuk itu, usaha paling minimal yang bisa dilakukan individu untuk menangani stres adalah selalu berpikir positif, mengubah pikiran negatif menjadi positif, berbicara positif terhadap diri sendiri, membuat rencana untuk hal-hal yang menyenangkan, dan berusaha menghentikan pikiran negatif.

Selain itu, tetap menjaga interaksi sosial dengan orang lain. Namun, jika setelah melakukan semua hal tersebut, tidak ada perubahan yang terjadi, maka mengunjungi psikolog adalah alternatif paling baik.

 

Hak cipta 1997-1998 Media Indonesia


 

I personally believe that man created by God start with 2 inheritance: the defense mechanism (even in the jungle they can survive from deceases, immune) and the adjustment mechanism (will adjust with environment and customary living). So man can live forever. But when man disobey God (Adam fell in sin, according to Christian belief), God cursed man that starting that point of time 'man will die' and have limited life time. At that event God put additional mechanism to man, THE SELF DESTRUCTION MECHANISM to limit life time. This is THE CANCER which man can not know when and how the cancer working in human body. This is my own theory, no reference available yet. Its coming........the more research the more mysteries about cancer. I think no one can find final medicine for this, temporary recovery for holding time, maybe but will comeback anytime. So that means every person must ready for the limit.

Some important things about your health, please see the following websites:
https://klinikpengobatanalami.wordpress.com/2014/10/23/membuat-sendiri-air-alkalin-basa-dan-manfaatnya-bagi-kesehatan/
http://bintangmars.web.id/kanker-stadium-4-gadis-cilik-ini-sembuh-karena-diet-alkali/
https://ocekojiro.wordpress.com/2013/12/20/penghancur-batu-empedu/
http://infoindonesiakita.com/2009/08/21/bahaya-mie-instant/
www.bebeja.com/khasiat-antikolesterol-ubi-jalar-ungu/
 

 

 

 

YOU  CANNOT  BE   ANYTHING,  IF  YOU WANT  TO  BE  EVERYTHING

 

 

 

           

 

 

Powered by: SECAPRAMANA.Com. Inc.   Copyright@2000    All Rights Reserved