INFO PENTING AKTUAL TERKINI

 

Pada hari Minggu, 31 Agustus 2014, pukul 09.15 WIB; Paduan Suara Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya akan kembali tampil dalam pelayanan Misa Minggu pagi di Katedral HATI KUDUS YESUS, Surabaya
 
AD MAIOREM DEI GLORIAM !!!

MULIAKANLAH TUHAN DENGAN PUJI-PUJIAN !!!

 

 

Pelayanan 2014 berikutnya (jadual dapat berubah sewaktu-waktu):

Minggu, 07 September 2014 Jam 18.00 WIB  Misa Minggu sore di Gereja St. Maria Tak Bercela, Surabaya

Minggu, 21 September 2014 Jam 18.00 WIB  Misa Minggu sore di Gereja St. Yakobus, Surabaya

Minggu, 28 September 2014 Jam 08.00 WIB  Misa Minggu pagi di Gereja St. Hendrikus, Surabaya

Minggu, 19 Oktober 2014 Jam 09.15 WIB  Misa Minggu pagi di Katedral Hati Kudus Yesus, Surabaya

Minggu, 16 November 2014 Jam 18.00 WIB  Misa Minggu sore di Gereja St. Yakobus, Surabaya

Minggu, 23 November 2014 Jam 16.30 WIB  Misa Hari Raya Tuhan Raja Semesta Alam di Gereja St. Maria Tak Bercela, Surabaya

Sabtu, 29 November 2014 Jam 17.00 Waktu Singapore  Misa Sabtu sore di The Church of Holy Family, Singapore

Minggu, 30 November 2014 Jam 09.00 Waktu Singapore  Misa Minggu pagi di Novena Church, Singapore

Minggu, 21 Desember 2014 Jam 09.15 WIB  Misa Minggu pagi di Katedral Hati Kudus Yesus, Surabaya

Minggu, 25 Januari 2015 Jam 16.30 WIB  Misa Minggu sore di Gereja St. Maria Tak Bercela, Surabaya

 

Bagi Bapak-Ibu yang hendak menyemarakkan suasana hajatan apapun dengan menghadirkan Paduan Suara PTRS, akan dilayani dengan suka-cita kasih Tuhan.

Silakan menghubungi Pasutri Arifin-Lenawaty: 031-5941555, 08123000430.

Demikian pula bagi para pasutri eks peserta retret Tulang Rusuk yang berminat untuk bergabung dengan Paduan Suara PTRS ini dapat menghubungi alamat tersebut di atas.

Secara berkesinambungan, Paduan Suara PTRS menemani umat dalam: Misa Sabtu sore pekan kedua setiap bulan genap di Katedral Hati Kudus Yesus, Jalan Polisi Istimewa, Surabaya ; dan Misa Minggu sore pekan ketiga setiap bulan ganjil di Gereja St. Yakobus, CitraLand, Surabaya. Juga di beberapa gereja lainnya.

 

 


 

 TULANG RUSUK

RETRET PASANGAN SUAMI-ISTRI

 

Setelah kami ikut mengalami sendiri Retret TULANG RUSUK dan merasakan besarnya manfaat yang diperoleh, maka kami mengajak pasangan suami-istri untuk juga ikut retret ini agar dapat merasakan pengalaman yang sungguh sangat bagus dan berharga.

Sebenarnya kami merasa agak malas untuk ikut kegiatan-kegiatan retret, namun banyak kawan yang mengatakan bahwa Retret Tulang Rusuk ini sangat bagus dan tampil beda, juga yang pasti dibawakan secara kocak sekali sepanjang retret oleh Romo Jusuf Halim, SVD. Dan ternyata memang benar, ketika kami mengikuti Retret Tulang Rusuk ini, humor-humor segar yang disajikan Romo Halim membuat semua peserta terpingkal-pingkal sepanjang waktu, sehingga kita tidak sampai merasa ngantuk untuk masuk ke point-point penting yang perlu kita ketahui.

Semula kami ragu apakah banyak manfaatnya untuk kami mengingat retret ini ditujukan untuk pasangan suami-istri. Ternyata kita bukan hanya dibawa ke permasalahan rumah tangga saja, namun dari situ selalu dikembangkan ke banyak hal lain yang penting untuk disadari dan diingat dengan lebih baik, di antaranya mengapa kita orang Katolik menghormati Maria sebagai Bunda Allah, juga mengapa orang Katolik dalam mengaku dosa memerlukan pertolongan perantara (pastor) alias tidak langsung saja, mengapa pastor tidak menikah, dan masih banyak hal lagi.

Dengan sistimatik Romo Halim menjelaskan berdasarkan ulasan Kitab Suci, satu persatu ayat Kitab Suci diterangkan dengan amat baik dan teliti, sehingga mudah dipahami dan dihayati. Sebenarnya Romo ingin menjelaskan konsep-konsep tadi untuk peserta yang non Katolik agar pandangan-pandangan yang keliru terhadap Katolik bisa diluruskan. Namun dalam kenyataannya, penjelasan ini tidak saja berguna untuk yang non Katolik, melainkan juga bagi yang Katolik. Penjelasan konsep-konsep tadi membuat kita yang Katolik semakin yakin dan semakin menghayati.

Terlalu banyak kesan yang bagus dari retret ini, sehingga hanya ada satu kalimat dari kami: "Bagi pasangan suami-istri (lebih baik lagi yang umur perkawinannya di atas 5 tahun, atau yang bermasalah relatif berat, dan mumpung pasangan hidup anda masih ada), kami merekomendasikan untuk segera mengikuti Retret Tulang Rusuk ini, agar hidup perkawinan kita lebih bagus di masa berikutnya, terutama hubungan antara suami-istri dan orangtua-anak, ataupun hubungan kita terhadap ibu sendiri/mertua."

Kami kurang setuju apabila ada yang mengatakan bahwa retret ini bermaksud membuka "borok" salah satu pasangan (suami ataupun istri), sehingga malah menjadikan perpecahan ataupun pertengkaran di antara mereka sendiri. Pada prinsipnya retret ini berusaha menolong suami-istri untuk saling melepaskan penderitaan akibat kesalahan (atau dosa?) yang sebenarnya menjadi beban, baik bagi keluarga maupun bagi diri pribadi. Salah satu cara adalah dengan keterbukaan, entah kepada pasangan, maupun lewat Sakramen Pengakuan Dosa, yang terus terang sudah banyak ditinggalkan oleh umat Katolik sendiri. Jadi semua itu berdasarkan kerelaan dan kedewasaan masing-masing pribadi maupun pasangan, demi kebaikan pribadi maupun kehidupan berkeluarga. Di situ kita disadarkan kembali akan makna hidup sebagai manusia (karena peserta tidak dibatasi oleh agama), dan khususnya sebagai umat Kristiani. Disamping kita semakin merasakan cinta kasih Yesus Kristus dan Keluarga Kudus (terutama Bunda Maria), kita juga akan mempunyai kenangan manusiawi yang amat indah dari retret ini.

 

Shalom,

Verina & Vincent Secapramana  (Angkatan XI)

 

 

KESAN PESERTA RETRET TULANG RUSUK


Week-end yang lalu, selama 2 hari 2 malam, saya bersama istri mengikuti Retret Tulang Rusuk yang dibawakan oleh Romo Jusuf Halim, SVD dan kawan-kawan. Peserta dari berbagai kalangan dan berbagai daerah, ada yang beragama Islam, Buddha, Hindu, Protestan, dan Katolik; dan banyak pasangan dari Makassar, Rogojampi, Banyuwangi, Jakarta, dan Bali.
Semua pasangan suami istri mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Setiap pasangan pasti ada masalah antara pasangannya, antara pasangan dan anak-anak, dan antara pasangan dengan orang tua atau mertua. Tidak ada pasangan yang sempurna di dunia. Romo Halim adalah seorang sosok yang sangat berbakat dan talented. Kita dan pasangan pasti akan berubah menjadi lebih baik, lebih serasi, lebih mengerti, lebih rendah hati dan lebih hidup. Ada yang baru 6 bulan menikah, ada yang 15 tahun, dan ada pula yang sudah 43 tahun menikah, semuanya mendapatkan enlightenment.
Dari sebab itu saya usulkan semua pasangan, maaf (sendiri saja nggak bisa), semua pasangan harus ikut retret pasutri ini bila kesempatan ada di kota anda atau dekat kota anda.
Pendapat saya: Bila pasangan di rumah tidak serasi dan bahagia serta berdamai di antara pasangan, dengan anak-anak dan dengan orangtua serta saling melayani, bagaimana dia bisa melayani di club, melayani di district, apalagi melayani di dunia?
Jadi ikutilah RETRET TULANG RUSUK !!!


Salam YIR,
DGN Al Purwa 2010-2011

 

******************************

 

Kebetulan sekali tanggal 14-16 September 2007 yang lalu saya mengikuti retret pasutri “Tulang Rusuk” angkatan 7 di Hotel Lorin, Solo. Pesertanya ada 53 pasang. Pada waktu acara perkenalan, saya juga ikut diberi kesempatan oleh Romo Yusuf Halim, SVD untuk memperkenalkan diri, tanpa pasangan tentu saja. Tapi saya merasa senang karena Romo Halim mengundang saya dan menanyakan tentang tugas saya sebagai pembimbing para calon imam selama 13 tahun pada 1994-2001 sebagai pembimbing para calon imam praja di Keuskupan Agung Jakarta dan 2001-2007 sebagai pembimbing Yesuit muda di Kolese Ignatius Yogyakarta.
Ikut mendengarkan khotbat-khotbah Romo Halim, saya dapat belajar banyak tentang kehidupan berkeluarga. Ini tentu tambahan pengalaman bagi saya untuk pendampingan keluarga-keluarga di paroki di mana saya ditugaskan. Romo Halim dapat menerangkan dengan jelas, sederhana, menarik dan tidak membuat mengantuk. Banyak peserta yang tersentuh, dan yang penting bagaimana ajaran gereja Katolik tentang Maria, Misa, Devosi, dan lain-lain menjadi jelas. Menjadi orang Katolik tidak lagi ”minder”. Banyak kekayaan gereja Katolik yang harus dibuka dan diwartakan dengan cara-cara Romo Halim. Beberapa peserta dari gereja lain berubah positip pandangannya tentang gereja Katolik, bahkan ada yang kembali ke gereja Katolik dan mau masuk Katolik, meski ini bukan tujuan retret.
Ketika ada pembaharuan janji perkawinan dan imamat (untuk saya dan Romo Halim), saya merasa tersentuh. Ternyata banyak orang mendoakan saya dan Romo Halim untuk tetap setia. Dalam sharing penutupan, saya katakan bahwa saya senang ikut retret ini. Kalau keluarga-keluarga bahagia, seperti mereka yang baru mengikuti retret Tulang Rusuk ini, maka menjadi pastor itu paling senang dan tidak khawatir atau panggilannya terancam. Sebab keluarga bahagia, membuat gereja bahagia, dan panggilan imamat juga bahagia.

Salam dan doa saya,
JB Mardikartono, SJ

 

Untuk mendaftarkan diri mengikuti Retret TULANG RUSUK bagi pasangan suami-istri (Katolik maupun bukan Katolik), silakan menghubungi:

Komunitas St. Michael

Sekretariat:  Ruko Pakuwon Geleri Bukit Indah blok RK-3/9, Surabaya Barat 60216

Phone: (031) 7391540-1   Fax: (031) 7391542

E-mail:  gundee@indo.net.id

Http://kstmichael.multiply.com

 


 

Puji Tuhan !!  Pada hari Minggu tanggal 23 September 2001 telah diadakan upacara Peresmian Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya dan Pengukuhan Pengurus Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya periode 2001-2004, oleh Alm. Bapak Uskup Surabaya: Mgr. Johanes Hadiwikarta, Pr. 

Bertitik tolak dari rasa syukur kepada Tuhan dengan ikut merasakan besarnya manfaat yang diperoleh setelah mengikuti Retret Tulang Rusuk, para pasutri berkehendak untuk melanjutkan hubungan komunikasi secara lebih luas yaitu dengan pasutri yang lain dengan membentuk Paguyuban Tulang Rusuk.  Di dalam Paguyuban ini secara bersama dibuat macam-macam kegiatan yang diharapkan dapat memenuhi segala kebutuhan dan keinginan para anggota Paguyuban, diantaranya : sebagai sarana pengembangan diri dan encounter/pendalaman relasi suami-istri, penyegaran kembali setelah mengikuti Retret Tulang Rusuk, pendalaman iman agar rohani tetap segar, ikut olah vokal di koor Paguyuban, belajar dansa Ballroom/Poco-Poco, wisata rohani bersama, plesir bersama, pelatihan keterampilan, pelayanan sosial, kegiatan bazar/amal, Arisan Paguyuban, Perayaan Natal-Paskah-Tahun Baru bersama, dll.; sehingga semua kegiatan yang tersedia dapat menumbuhkan semangat keakraban dan cinta kasih antar sesama anggota Paguyuban.   

Sesuai dengan arah Gereja di Indonesia dan arah Keuskupan Surabaya yang ingin mengembangkan Komunitas Basis Umat yang rukun, akrab, dan solider dengan sesamanya; maka diharapkan agar hal tersebut juga menjadi inspirasi dan jiwa bagi kegiatan Paguyuban Tulang Rusuk ini. Bapak Uskup juga berharap semoga semangat 'guyub', semangat rukun, solider, dan akrab; menjadi ciri dari Paguyuban, juga diharapkan agar Paguyuban Tulang Rusuk merupakan komunitas yang terbuka, yang mau memikirkan juga keluarga-keluarga lain yang membutuhkan bantuan, baik moril maupun materiil. 

 

V I S I  : 

Wadah sosial kekeluargaan untuk pengembangan diri dari pasangan suami-istri dan menjadi sarana yang efektif untuk membina keluarga yang beriman, sejahtera, dan harmonis, serta sebagai wahana untuk memenuhi tugas panggilan luhur kehidupan dengan usaha bersama dan bersatu dalam semangat cinta kasih memberikan pelayanan kepada sesama, Gereja, dan bangsa tanpa membedakan suku, golongan, agama; demi kemuliaan Allah.

 

M I S I  :

Melayani pengembangan pasutri agar semakin menjadi pribadi yang matang-beriman yang sanggup membangun relasi cinta suami-istri yang setia (menjadi tulang-rusuk), abadi dan teladan perkawinan bagi masyarakat.

Melayani pengembangan keluarga yang sehat, sejahtera, harmonis, dan kudus.

Ikut serta membangun, mengembangkan, memberdayakan anggota; agar dapat meraih sukses dalam kehidupan keluarga, cinta, bisnis, dan pelayanan.

Menyampaikan kesaksian akan kebaikan dan cinta Tuhan yang dialami pasutri, agar semua orang dapat mengalami rahmat Allah dan memuliakan Allah.

 

Pengukuhan Pengurus Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya periode 2001-2004 oleh Uskup Mgr. Johanes Hadiwikarta, Pr

 

Pengukuhan Pengurus Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya periode 2005-2008 bersama Romo Jusuf Halim, SVD

 

Sekretariat PAGUYUBAN TULANG RUSUK SURABAYA:  Sdri. Palupi 085 732 168 200

Kertajaya Indah Tengah VI / H-202, Surabaya

Phone: (031) 5913911   Fax: (031) 5920560

 

 

PENGURUS PAGUYUBAN TULANG RUSUK SURABAYA (periode 2012-2015)

 

PELINDUNG:  Mgr. Vincentius Sutikno, Pr

ROMO MODERATOR:  Antonius Padua Dwi Joko, Pr

DEWAN PENASIHAT:  Pasutri Teguh-Hartati, Pasutri Jeffrey-Listya, Pasutri Tjok-Tien, Pasutri Wibik-Hermin, Pasutri Irwan-Hanny, Pasutri Heru-Yani, Pasutri Locke-Shanny

KETUA UMUM:  Pasutri Sutoto-Lucy

WAKIL KETUA UMUM:  Pasutri Hermanto-Sanderawati

SEKRETARIS:  Pasutri Christine-Harto, Pasutri Yuliana-Frangky

BENDAHARA:  Pasutri Hermin-Wibik, Pasutri Luluk-Didik

KOORDINATOR BIDANG GRAHA LANSIA:  Pasutri Sonny-Yetty, Pasutri Ichsan-Yanti
Bidang Senior Club:  Pasutri Jeffrey-Imawati, Pasutri Dian-Agus, Pasutri Hendra-Lielie, Pasutri Irwan-Meivi, Pasutri Edi-Diana

KOORDINATOR BIDANG PEMBINAAN KELUARGA:  Pasutri Danny-Liliek, Pasutri Hampi-Lanny
Bidang Keluarga:  Pasutri Sjamsu-Okky, Pasutri Charlie-Elly, Pasutri Anton Sumitomo, Pasutri Vincent-Alena, Pasutri Iwan-Glory, Pasutri Indratno-Aniek, Pasutri Tiono-Rahaju, Pasutri Johan-Rosalia, Pasutri Bambang-Lisa
Bidang Paduan Suara:  Pasutri Lena-Arifin, Pasutri Ida-Hokky, Pasutri Christien-Hadi, Pasutri Yenny-Yamin, Pasutri Vivian-Arlen

KOORDINATOR BIDANG KOMUNIKASI & ALUMNI:  Pasutri Simon-Meme, Pasutri Yulianto-Rosa
Bidang Media Komunikasi:  Pasutri Agus-Dian, Pasutri GoSiangChen-Suzanna, Pasutri Jonas-Natalia, Pasutri Tjandra-Melanie, Pasutri Ongky-Patricia, Pasutri Hendra-Shantina, Pasutri JengVerina-DenVincent
Bidang Arisan:  Pasutri Helly-Sanny, Pasutri Tien-Tjok, Pasutri Erwin-Erna, Pasutri Tjandrawati-Jeffrey, Pasutri Ida-Hokky, Pasutri Hendra-Lielie, Pasutri Charly-Elly, Pasutri Ichsan-Yanti

KOORDINATOR BIDANG SOSIAL KEMASYARAKATAN:  Pasutri Evi-Simon, Pasutri Bella-Jemmy
Bidang Goa Maria:  Pasutri Yanuar-Lili, Pasutri Agung-Ineke, Pasutri Vincent-Maria, Pasutri Anton-Maria, Pasutri Suryadi-Deasy, Pasutri Tjandra-Julia, Pasutri Jenny-Donny
Bidang Sosial:  Pasutri Eko-Nanik, Pasutri Heroe-Anna, Pasutri Thomas-Fanny, Pasutri Made-Maria, Pasutri Thomas-Susy, Pasutri Sundoro-Jacqueline, Pasutri Wibisono-Anastasia, Pasutri Felicia-Hadi

 

 

Ayo ikut milis 'tulang-rusuk' di Internet sebagai sarana berkomunikasi.  Kirimkan e-mail kosong ditujukan ke:  tulang-rusuk-subscribe@yahoogroups.com

 

 

YOU HAVE NOT CHOSEN ME, BUT I HAVE CHOSEN YOU

 

 

           

 

 

Powered by: SECAPRAMANA.Com. Inc.   Copyright@2000    All Rights Reserved